"Dan matahari itu beredar di tempat peredarannya.. (QS. 36: 38)."
Pernah pada suatu kesempatan,
Hermawan Kertajaya-pakar pemasaran kelas dunia yang diidolakan penulis
yang kebetulan Kristiani keturunan Chinese, nyeletuk begini, "Nabi Muhammad itu kan pengusaha.. Mestinya sih muslim itu jadi (mempunyai semangat) pengusaha juga.."
Betapa tidak, masa Muhammad
sebagai pedagang bahkan lebih lama ketimbang menjadi Nabi. Kala itu,
pada usia 20-an, perdagangannya sudah menembus negara-negara tetangga.
Ia berdagang ke luar negeri setidaknya 18 kali, bahkan menjangkau negeri
Yaman, Syiria, Busra, Iraq, Yordania, bahkan Bahrain.


